Tampilkan postingan dengan label ceramah ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ceramah ramadhan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Agustus 2010

pentingnya waktu

Ceramah sebelum sholat tarawih di masjid Al Kautsar 14 Agustus 10
Penceramah: ust. Boby Herwibowo dari Jakarta

Tidak ada manusia yang tidak sibuk, semua punya alasan sendiri menggunakan waktu 24 jamnya untuk mengurusi kepentingannya. Bahkan ada yang waktu 24 jam tak cukup baginya menaklukkan dunia, hingga melalaikan kebutuhan rohaninya. Allah selalu mengingatkan kita bahwa kita jangan sampai terlena dengan tipu daya dunia yang kelihatannya begitu indah ini dan tipu daya setan yang selalu menggelincirkan, sampai kita lupa atau tidak menggunakannya untuk kepentingan yang lebih kekal, yaitu kehidupan akherat.

Allah mengingatkan kita sebagaimana dalam Q.S Al-Faathir 5 "Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah orang yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah"

Dengan alasan mengejar materi, prestasi, mengejar target, pekerjaan menumpuk yang tiada habisnya hingga waktu berlalu dan lupa bahwa pekerjaan dunia tak akan ada habisnya. Satu pekerjaan selesai, maka akan muncul pekerjaan yang baru dan akhirnya kita dibuat lupa, bahkan dibuat tidak sempat mengerjakan untuk kepentingan akherat, yaitu tak sempat beribadah.

Betapa pentingnya waktu, sampai-sampai Allah bersumpah dengan waktu:
1. Al-Asr: demi waktu, sesungguhnya manusia itu dalam keadaan rugi, kecuali mereka yang beriman.
2. Ad-duha: demi matahari sepenggalahan naik
3. Al-lail: demi malam apabila menutupi cahaya siang
4. Al-Fajr: demi fajar

Dalam mingguanpun, Allah bercerita tentang pentingnya ibadah sholat Jum'at, kemudian dalam hitungan tahun Allah ceritakan Ramadhan, kewajiban bayar zakat jika sudah mencapai haulnya, haji, dll

Lalu bagaimana caranya mengatur waktu? Dahulukan yang prioritas baru melakukan kegiatan tambahan. Jangan semua dijadikan prioritas sampai-sampai melalaikan ibadah baik yang wajib maupun yang sunah.

mensyukuri nikmat Allah

Ceramah setelah sholat subuh di masjid Al Kautsar 14 Agustus 10

Kiat menyukuri nikmat Allah:
1. Pusatkan perhatian pada apa yang kita miliki, akan muncul rasa puas dan menjadikan rasa syukur.
2. Jangan melihat pada kepemilikan orang lain.
3. Batasi keinginan
4. Rela atas takdir / ketetapan Allah
5. Ukur diri kita pada orang yang lebih prihatin dari kita

Jumat, 13 Agustus 2010

taqwa

ceramah sesudah solat subuh di masjid Al Kautsar 13 Agustus 10
Penceramah: ust HM Zaid dari Makasar

Karakter orang yang bertaqwa:
1. Berjalan dimuka bumi dengan haunan (lemah lembut)
Berjalannya saja sudah mengundang simpati, ucapannya menyenangkan walau diganggu tetap dibalas dengan doa

2. Berusaha memanfaatkan waktunya untuk sujud kepada Allah.

3. Suka berderma dengan proporsional.
Tidak boros dan tidak kikir, imbang antara sosial dan pribadinya.

4. Perhatian / tarbiyah kepada anak-anaknya.
Peduli dengan pendidikan anaknya, rumah ibarat masjid / madrasah yaitu ada pemimpinnya ada proses belajar mengajar

Kamis, 12 Agustus 2010

gembira menyambut ramadhan

pengajian ramadhan di masjid Al Kautsar 12 Agustus 10
Penceramah: ust. Rusli Amin dari Jakarta.

1. Siapa yang merasa gembira akan datangnya ramadhan, Allah mengharamkan jasatnya disentuh api neraka.

Siapa orang yang seharusnya gembira menurut Qur'an? yaitu orang yang beriman. Seperti dalam Q.S. Al Baqoroh 183 "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa"

Hanya dengan imanlah orang akan gembira menyambut ramadhan seperti yang diinginkan Allah & Rosul. Tapi saat ini tidak hanya orang yang beriman saja yang gembira menyambut ramadhan. Siapakah itu?
Para pedagang yang gembira karena omzet dagangnya naik dan anak-anak juga akan gembira karena akan tersedia kue yang beraneka ragam dan berwarna warni. Tapi kegembiraan ini bukan yang diharapka Allah & Rosul.

Puasa dari kata saum artinya mengendalikan diri. Tetapi kenapa pengeluaran pada bulan ramadhan malah lebih besar dari bulan bisanya?

2. Apa yang membuat kita gembitra?
Ibadah akan menjadi bebak ketika kita memandang ibadah merupakan kewajiban. Tetapi ibadah akan menjadi ringan jika kita melakukannya segabai kesenangan / hiburan.

Keuntungan orang yang berpuasa adalah pelipat gandaan pahala terhadap amal, amal yang bagaimana?:
1. Amal yang telah ditetapkan Allah.
Bandingannya adalah 1:700 pahala
Jjika kita malas bersedekah, Allah akan mengeluarkan secara paksa.

2. Tempat dimana amal itu dilaksanakan.
Sholat di masjidil haram tidak akan sama pahalanya dengan dilakukan ditempat lain.

3. Kapan amal itu dikerjakan.
Bila dilakukan dibulan ramadhan akan lebih besar pahalanya dibanding dilakukan diwaktu lain, bahkan tidurnya orang yang berpuasa di bulan ramadhan termasuk ibadah.

Amalan-amalan yang debaiknya dilakkukan dibulan ramadhan:
1. menjalankan yang sunah : sholat sunah, tadarus.
2. Sedekah.
3. Perbanyak doa

Adab berdoa: membaca taawudz, basmallah, hamdallah, sholawat, baru berdoa.

Amalan yang tertolak

ceramah sebelum tarawih di masjid Al Kautsar 12 Agustus 10
Penceramah: ust. Rusli Amin

Kita berharap amal soleh akan menjadi penolong di hari kiamat, namun pada saat itu ternyata amal yang telah diperbuat menjadi muspro atau sia-sia. Kenapa? karena amalnya tertolak.

Amal yang tertolak karena:
1. Riak
2. Perlakuan buruk terhadap sesama.

Klasifikasi amal:
a. Riak
b. Ikhlas
c. Ihsan : beriadah seolah-olah melihat Allah. Memberi lebih banyak kepada seseorang dari yang seharusnya diberikan. mengambil lebih sedikit dari seseorang dari yang seharusnya diambil
3. Murtad

5 kiat menghadapi hidup

Dunia ini penuh dengan tipu daya, lahiriahnya akan diperebutkan oleh bangsa-bangsa. Bagai satu mangkuk yang diperebutkan oleh banyak orang karena kenikmatannya. Padahal kenikmatan dunia itu tidak ada apa-apanya dibanding akherat, maka sebaiknya dunia hanya merupakan sarana menuju akherat. Oleh karena itu kita jangan sampai diperbudak dunia.
Dalam membeli jangan bersumber pada keinginan karena keinginan sifatnya sementara, tetapi hendaknya bersumber pada kebutuhan karena kebutuhan sifatnya langgeng.

Tentunya dalam menjalani kehidupan dunia dihadapkan pada berbagai masalah. Masalah satu selesai akan timbul masalah baru, bagaimana sikap kita menghadapi dunia dan permasalahannya?

Ada 5 kiat menghadapi masalah hidup:
1. Siap dengan apa yang akan terjadi.
Kadang harapan tak sesuai dengan hasil yang telah diusahakan. Kita tidak boleh suudzon kepada Allah, boleh jadi apa yang menurut kita buruk itu tapi menurut Allah adalah baik demikian juga sebaliknya.

2. Ridho / rela bila masalah itu terjadi.
Dengan ridho rela kita akan menjadi sabar, dan dengan sabar Allah akan memberikan pahala dan membuka keberkahan. Bila tidak Ridho / rela, selain tidak mendapatkan apa-apa juga tidak mendapatkan pahala dari Allah.

3. Evaluasi diri.
Kadang kita kehilangan barang, kita harus evaluasi diri.. apa yang kurang dari kita. Apa kurang sedekah? apa kurang hati-hati?

4. Jangan mempersulit diri.
Nasi sudah menjadi bubur, seperti kata pepatah. Hayuk kita cari solusinya bagaimana nasi yang sudah menjadi bubur ini tetap nikmat disantap.

5. Berserah diri / tawakal.
Barang siapa ia bertawakal kepada Allah akan memberikan lebih-lebih / melengkapi. Yang dimaksud tawakal, kita sudah melakukan usaha dengan sungguh-sungguh dan niat baru berserah diri (serahkan pada Allah)

Rabu, 11 Agustus 2010

ikhlas sebagai kunci dalam bersodaqoh

Ceramah sebelum tarawih di masjid Al Kautsar 11 Agustus 10
Penceramah: Ustad HM Zaid dari Makasar

Golongan yang beruntung ketika ramadhan tiba: bersyukur menyambutnya dengan mengejar pahala, rahmat, ampunan dari Allah.

Golongan yang celaka ketika ramadhan tiba : Orang yang diberi kesempatan dlm ramadhan tapi tidak mendapatkan ampunan dari Allah karena tidak memanfaatkan ramadhan sebaik-baiknya.

Amalan dalam ramadhan menjadi satu paket yaitu: puasa, trawih / Qiyamul lail, zakat, infaq-sodaqoh, tadarus.

Tiga tingkatan orang perpuasa:
1. Awam, orang yang hanya meninggalkan makan & minum.
2. Khusus, tidak hanya meninggalkan makan & minum tapi sudah meninggalkan qibah.
3. Luar biasa, mampu menjaga angan2 / pikirannya dari perbuatan yang mengurangi pahala puasa.

Rahasia puasa:
1. ada azam / tekat, Rosulullah dalam menyambut ramadhan sudah punya tekat meningkatkan ibadah sejak bulan sya'ban.
2. Ikhlas, seluruh amal ditentukan oleh tingkat keikhlasan. Begitupun dalam bersodaqoh, kuncinya adalah ikhlas. Sodaqoh tidak akan mengurangi harta, seperti tanaman.. setiap kita pangkas cabangnya akan tumbuh bertunas / berkembang / tumbuh subur.
Allah akan mengganti setiap sodaqoh yang dikeluarkan akan diganti dengan 10 kali lipat. Allah akan kembalikan lebih banyak dan lebih bagus dari yang disedekahkan dengan niat ikhlas. Selain itu sedekah akan menjadi investasi di akherat.

Allah mengingatkan pada kita "bersedekahlah sebelum ajal tiba"

Bagaimana mendapatkan tempat yang istimewa disisi Allah?

Ini oleh-oleh dari ceramah setelah sholat subuh di masjid Al-Kautsar PTB

Mengawali ceramahnya, ustad (nggak sempat tahu namanya) menceritakan tentang Bilal bin Rabbah yang mempertahankan keyakinannya walau harus dibayar dengan siksaan yang sangat pedih dari kaum Qurais. Dia pertahankan dengan mengucapkan "Ahad.. Ahad.." setiap kali kaum Qurais menyuruh Bilal memuji Latta & Uzza dan dengan iming2 akan dibebaskan dari siksaan jika Bilal mengikutinya. Kemudian ustadz mengatakan.. itulah Bilal, terompahnya akan terdengar di syurga, ia mendapatkan tempat yang istimewa disisi Tuhannya.

Lalu.. bagaimana kita sebagai seorang muslim yang jauh waktunya dari Rosulullah bisa mendapatkan tempat yang istimewa disisi Allah?:

1. Kokoh mempertahankan tauhid :
Barang siapa yang diakhir ajalnya mengucap "la ilaha illallah" balasannya adalah syurga.

2. Melakukan amal soleh :
Melakukan yang wajib dan yang disunahkan, Allah tidak memandang manusia itu dari rupa, harta, pangkat, derajat.. tapi yang dilihat adalah amal solehnya.

3. Ketaqwaan kepada Allah :
Ciri taqwa: Membelanjakan harta di jalan Allah baik dalam keadaan lapang maupun sempit, Mampu mengendalikan diri dari marah, Mampu mengendalikan diri dari kikir / pelit.

Ada tambahan yang diulas yaitu manfaat wudlu:
1. Terhapus dosanya bersama tetes air wudlu terakhir yang diusapkan.
2. Untuk kesehatan.
Gerakan wudlu akan menyentuh titik-titik akupuntur tubuh yang akan mempengaruhi bagian dalam tubuh.
3. Bercahaya pada hari kiamat.

Selasa, 10 Agustus 2010

♥ oleh2 dari tarawih

Ceramah sebelum tarawih di masjid Al Kautsar 10 Agustus 10

Penceramah: ustadz Abdul Wahab dari Bandung

Ramadhan, hari 1... masjid Al Kautsar PT Badak ini penuh jamaah untuk melaksanakan sholat isya' dan sholat sunah tarawih. Mudah-mudahan untuk hari-hari berikutnya masjid yang dibangun cukup besar ini akan terus dipadati jamaah. Amin.

Setelah sholat isya' berjamaah dan sebelum mengerjakan sholat sunah tarawin, seperti biasanya diisi ceramah agama yang ustadznya Insya Allah diusahakan dari luar kota. Dan kali ini yang berkesempatan membawakan ceramah adalah ustadz Abdul Wahab dari Bandung. Teman-teman muslim dari Bandung mungkin sudah kenal ya dengan Ustadz Abdul Wahab ini. Mudah-mudahan...

Nah, oleh2 dari ceramah tarawih semalam adalah... begini,

Mengawali ceramah Ramadhan hari pertama ini, ustadz Abdul Wahab menyampaikan bahwa ada kebiasaan yang baik yang dilakukan di banyak negara setiap Ramadhan datang. Apa itu? Setiap umat muslim selalu mengucapkan "Ramadhan Karim" artinya "Ramadhan yang dimuliakan" kepada sesama muslim yang dijumpai sebagai tegur sapa mereka. Dengan maksud mereka saling mendoakan mudah-mudahan mendapatkan kemuliaan di bulan yang mulia ini. Dan harapan dari ustadz Abdul Wahab, mudah-mudahan kebiasaan ini bisa menjadi kebiasaan yang baik juga dikalangan umat muslim di Indonesia.

Kata ustadz Abdul Wahab kemudian, ada banyak "Barokah" didalam ramadhan yaitu tambah-tambah kebaikan.

"Lihat saja, hanya penanggalan di bulan ramadhan saja yang dari tanggal 1 sampai akhir ramadhan selalu diperhatikan bahkan anak-anak selalu menandai tanggalan masehi hanya untuk mengingat ramadhan sudah hari keberapa",

"Banyaknya jenis makanan yang keluar hanya dibulan ramadhan" dan masih banyak lagi.

Lebih lanjut lagi, dibukanya pintu surga lapang-lapang agar setiap muslim merasa ringan mengerjakan amalan & ibadah dan ditutupnya pintu neraka serapat-rapatnya agar setiap muslim merasa berat untuk mendekati bahkan melakukan perbuatan yang dilarang Allah.

Namun setiap manusia pastilah tak lepas atau selalu dihadapkan pada godaan. Godaan apa itu? godaan atau penyakit dari diri kita sendiri yaitu yang namanya "hawa nafsu"

Ada 4 sifat dosa, godaan atau penyakit dalam diri kita:

  1. Sifat Ilahiyah atau sifat ketuhanan: takabur, riak, meremehkan orang lain, dll
  2. Sifat syaithoniyah atau sifat setan: iri, dengki, hasut, suka melihat orang lainsusah, susah melihat orang lain senang, dll.
  3. Sifat binatang buas: tingkat kemarahan yang tinggi.
  4. Sifat hewan: melampiaskan hawa nafsu baik perut maupun kemaluannya.

Dengan mengetahui sifat-sifat atau penyakit dalam diri kita, ustadz Abdul Wahab berharap dalam menutup ceramahnya..." Datangnya Ramadhan yang dijalani selama sebulan dengan menahan lapar & haus, menahan amarah, memperbanyak berbuat kebaikan, mudah-mudahan menjadikan setiap muslim mampu mengendalikan diri dari sifat-sifat dosa atau penyakit yang adanya dari dalam diri baik dibulan ramadhan maupun dibulan-bulan diluar Ramadhan".

Kamis, 03 September 2009

menjadi hamba pembawa kebaikan

dari ceramah ramadhan di masjid Darussalam PTB
3 September 2009, ust M.Ashar, Makasar

Untuk bisa menjadi hamba pembawa kebaikan, ada 6 pesan Rosul kepada putrinya (Fatiman):

Tiga hal jika suamimu akan kelur rumah / bekerja, yang harus kau lakukan adalah:
1. Antarkan sampai ke pintu. Maksudnya jangan sampai para istri dalam keadaan tidur sedang suaminya sudah mau berangkat kerja. Disampaikan pada Nabi, mubah hukumnya tidur diantara dua waktu yaitu: (a). Sesudah salat subuh dan sebelum matahari terbit. b. Sesudah salat asar dan sebelum terbenam matahari. Rahasia dari waktu (a) adalah akan berkurangnya rizqi dan waktu (b) adalah akan cepat terkena penyakit pikun. Dan jika melakukan hubungan suami istri di waktu (a) jika terjadi pembuahan maka akan melahirkan generasi miskin, dan jika dilakukan pada waktu (b) akan melahirkan generasi yang cepat pikun.
2. Lepas dengan senyum, maksudnya tidak ada lagi dendam / benci dalam mengantarkan keberangkatannya.
3. Jangan pesan oleh-oleh, maksudnya tidak membebani suami.

Tiga hal jika suami datang / pulang kerja, yang harus dilakukan adalah:
1. Sambut di pintu, karena mungkin ketika diluar rumah terjadi ketegangan, sumpek, marah maka istri bisa sebagai peredam kemarahan.
2. Sambut dengan senyum, maksudnya semua yang ada dirumah dalam keadaan tenang.
3. Sambut bingkisan dengan senang, maksudnya jangan pernah mengecewakan usaha suami.

Sebagai istri yang bekerja mungkin keadaan diatas tidak bisa dilaksanakan, yang terpenting adalah niat bekerjanya perlu diperbaiki, jangan sampai karena terlalu sibuknya bekerja akan mengakibatkan suami merasa kehilangan istri. Maka dibutuhan keimanan dan komunikasi, manfaatkan teknologi sebagai sarana komunikasi. Dan bekerjanya perlu mendapatkan ridho suami.

Selasa, 01 September 2009

menjaga puasa

dari ceramah ramadhan di masjid Al-Kautsar PTB
1 September 2009, ust M. Taufik AB, Surabaya.
Menjaga puasa.
Orang yang berpuasa harus didasari / motivasinya adalah iman kpd Allah, untuk apa sebenarnya kita berpuasa? kita berpuasa hanya untuk mencari ridho Allah. Jadi jangan sampai kita berpuasa karena niat-niat lain, seperti puasa karena anak menghadapi ujian, puasa karena salah satu keluarga sakit dll. Kita harus bisa menjaga jangan sampai puasa kita batal. Sering kali dikumandangkan bahwa yang membatalkan puasa, seeperti meneteskan obat mata atau muntah yang disengaja. Tapi jarang yang menyadari bahwa berbohong, menceritakan aib orang, akan mengurangi nilai puasa yang kalau dibiarkan akhirnya pahalanya lebih kecil dari dosanya. Dosa kecil bisa dihapuskan dengan melakukan salat, puasa dan ibadah-ibadah lainnya. Dosa besar bisa terhapus dengan taubat, sedang dosa terhadap sesama harus diselesaikan dengan meminta maaf.
Bagaimana kita bisa menjaga puasa? caranya dengan selalu mendekati Allah. Cara mendekati Allah dengan:
1. Salat. Karena salat adalah saatnya kita berbicara dgn Allah. "Salat itu bukan urusan kecil, kecuali bagi orang yang khusu' ". itulah kalam Allah. Bagaimana supaya bisa khusu'? tentunya harus ada persiapan sebelum salat, yaitu bagaimana niatnya, pakainnya, wudhunya? Tentunya untuk menghadap Allah harus berpakaian baik, rapi, bersih dan suci. Wudhunya harus tertib dan benar diawali dengan doa dan ditutup doa. Jika wudhunya tidak sempurna maka tidak sah yang mengakibatkan salatnya tidak sah. Setelah wudhu bisa melakukan salat sunat wudhu.
Salat khusu' memiliki 2 aspek yaitu: Pada waktu salat harus banyak ingat Allah, Berdampak pada kehidupan. Untuk menjaga kekhusukan salat, jangan biarkan mata melihat kemana-mana.
2. Baca Al-Qur'an. Karena Qur'an adalah perkataan Allah.
3. Dzikir. Karena dengan berdzikir akan menjaga dari fikiran yang munculnya dosa. Untuk itu jangan biarkan kosong, biasakan diri mengisi waktu dengan berdzikir.
4. Sedekah. Bersedekah itu berat. Seperti firman Allah "Sesungguhnya manusia itu pelit" Sedekah harus dibiasakan dan dilatih terus. Dari Rosul "Jangan takut bersedekah karena rizqinya akan terus mengalir apalagi di bulan ramadhan". Harta tidak akan berkurang kalau disedekahkan. Untuk itu usahakan setiap hari memberi buka orang yang berpuasa walaupun hanya sebiji kurma.
Sebelum berpuasa atau menyambut ramadhan sebaiknya kita membersihkan diri dengan meminta maaf pd sesama, caranya bisa bertemu langsung, bisa melalui telepon maupun SMS.
Pada waktu melaksanakan salat sunat terdengar Iqomah yg menandakan masuk waktu salat berjamaah. Kita bisa mempercepat salat sunat dengan cara meninggalkan bacaan-bacaan sunahnya dan membaca bacaan-bacaan wajibnya saja.
Untuk menjadi imam masjid harus mengerti bagaimana seharusnya menjadi imam, tentunya tidak boleh terlalu lama dan tidak boleh terlalu cepat karena akan mengganggu atau meresahkan makmumnya.

Jumat, 28 Agustus 2009

ikhlas sebagai landasan dalam beramal

dari ceramah di masjid Al-Kautsar PTB
27 Agustus 2009 oleh ust Qhoirul Alim, Samarinda

Menyongsong ramadhan yaitu di bulan rajab, rosul sdh memperbanyak doa. Didasarkan pada :

QS: Annisaa' 173, Adapun orang2 yg beriman & berbuat amal saleh, maka Allah akan menyempurnakan pahala mereka dan menambah utk mrk sebagian dr karunia-Nya. Adapun orang2 yg enggan & menyombomgkan diri, maka Allah akan menyiksa mrk dgn siksaan yg pedih, & mrk tdk akan memperoleh bg diri mrk, pelindung & penolong selain drpd Allah.

QS Al-An'aam 162-163, Katakanlah sesungguhnya sembahyangku, ibadahku, hidupku & matiku hanyalah utk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya, dan demikian itulah yg diperintahkan kpdku & aku adalah orang yg pertama2 menyerahkan diri kpd Allah. Atau amal yg kita lakukan ikhlas krn Allah.

Knp kita hrs ikhlas?
1. Karena perintah Allah.
2. Salah satu syarat diterimanya setiap ibadah. Seperti Hadist nabi "Innamal a'malu bin niat" Setiap amal ibadah tergantung niat. Dalam peristiwa Hijrahnya nabi, barang siapa yg hijahnya karena Allah maka akan mendapat pahala dari Allah.
3. orang yg ikhlas pasti akan berusaha melaksanakan secara sempurna atau menyempurnakan ibadahnya. Orang yg ikhlas itu akan sama saja melaksanakannya, apakah akan mendapatkan pujian ataupun caci maki.
4. Orang yg ikhlas akan memiliki semangat yg tinggi, tdk akan lekang oleh waktu atau surut. Dari Umar, dalam berkeluarga harus dilandasi ibadah & iman kpd Allah, jika hanya didasa cinta maka akan banyak yg retak krn cinta ada pasang surutnya.
5. Orang yg ikhlas akan melakukan perbaikan terus menerus sampai akhir hayat. Bagaimana caranya supaya ikhlas? paksa sebagai latihan.

Ikhlas menurut Abu Qosim yaitu melakukan / meningalkan perbuatan krn taat kpd Allah. Beramal sebagai bentuk mendekatkan diri kpd Allah bukan yg lain2: seperti mencari pujian atau ingin mendapat cinta dr orang lain. Meninggalkan perbuatan atau beramal krn orang lain adalah riak. Biasanya bisa dilihat dari sikapnya yg melihat sekeliling apakah ada orang atau tidak. Sedang melakukan sesuatu karena orang lain itu syirik.

Hadist yg berhubungan dgn ikhlas: 1. Barang siapa yg melakukan perbuatan akherat dgn tujuan duni tidak akan mencium bau surga. 2. Barang siapa melakukan perbuatan atau meninggalkan perbuatan harus karena Allah.

Indikasi orang yang ikhlas:
1. Bergembira dgn saudara kita yg mendapat keberhasilan / kesuksesan. karena orang yg ikhlas percaa bhw apa yg terjadi adalah karena kodrat Allah. Untuk bisa bergembira atas keberhasilan orang dengan menumbuhkan rasa cinta kepada sesama.
2. Tidak akan jadi malas, jenuh dan putus asa. Konsep doa adalah: Langsung sekaligus dikabulkan, Dikabulkan tapi ditangguhkan krn kebaikan kita, Tidak dikabukan krn dihindarkannya bahaya.
3. Kecintaan, kemarahan dan keengganannya semata mata krn Allah.

Rabu, 26 Agustus 2009

sabar

dari ceramah di masjid Al-Kautsar PTB
25 Agustus 2009, ust Bobby Herwibowo


Dari Rosulullah: Andai umatku tahu pahala di bln ramadhan, niscaya mrk akan meminta bhw sepanjang th adalah ramadhan. Satu hari berpuasa akan diganti 70 th dijauhkan neraka. Untuk 1 amal kebaikan akan diganjar dgn 70 pahala bahkan tidurnya orang yg berpuasa adalah ibadah.

Krn pahala yg begitu besar itu, maka kita akan berusaha menahan diri (sabar) tidak makan dan minum dan apa2 yg dihalalkan sebelumnya utk menjalankan perintah Allah melaksanakan puasa walaupun berat. Apalagi kalau diingat adanya 1 malam yg punya nilai lebih dr malam2 lainnya yg mana akan diberikan Allah kpd pemenang dan utk jd pemenang perlu perjuangan. Berjuang untuk meninggalkan maksiat, berjuang untuk meningkatkan ibadah.

Ciri orang sabar:

1. Jika tertimpa musibah atau mendapat ujian akan berkata bhw kami semua milik Allah dan akan kembali padanya.

2. Akan mengucap Alhamdulillah. Kabar gembira bagi orang yg sabar bahwa Allah menjanjikan dirinya utk orang yg sabar "Sesungguhnya allah beserta orang2 yg sabar"

Doa nabi yg tak pernah diamini umatnya "Hidupkan aku dlm keadaan miskin, Matikan aku dlm keadaan miskin, kumpulkan aku bersama orang miskin" Doa ini mengajarkan agar supaya bisa bersyukur atas nikmat Allah.